APAKAH PENYAKIT SIPILIS BERPENGARUH KEPADA JANIN YANG DI DALAM KANDUNGAN - bestphpbb3.com

Home Sitemap About Me Privacy Policy TOS

APAKAH PENYAKIT SIPILIS BERPENGARUH KEPADA JANIN YANG DI DALAM KANDUNGAN

APAKAH PENYAKIT SIPILIS BERPENGARUH KEPADA BAYI YANG DI KANDUNG – Sifilis adalah infeksi menular seksual disebabkan oleh bakteri spiroset Treponema pallidum sub-spesies pallidum. Rute utama penularannya melalui kontak seksual; infeksi ini juga dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan atau saat kelahiran, yang menyebabkan terjadinya sifilis kongenital.Kencing nanah atau gonore (bahasa Inggris: gonorrhea atau gonorrhoea) adalah penyakit menular seksual. Yang disebabkan oleh Neisseria gonorrhoeae yang menginfeksi lapisan dalam uretra, leher rahim, rektum, tenggorokan, dan bagian putih mata (konjungtiva). Gonore bisa menyebar melalui aliran darah ke bagian tubuh lainnya, terutama kulit dan persendian. Pada wanita, gonore bisa menjalar ke saluran kelamin dan menginfeksi selaput di dalam pinggul. Sehingga timbul nyeri pinggul dan gangguan reproduksi.
Gatal pada penis dan buah zakar adalah kondisi umum yang dapat terjadi akibat infeksi ringan. Yang dapat hilang dengan penanganan sendirinya. Namun ada kalanya gatal juga menjadi indikasi adanya penyakit menular seksual. Gatal pada kemaluan karena jamur,eksim,kadas dan kurap bisa di obati dengan obat apotik. Namun jika penyebab gatalnya karena penyakit kelamin perlu obat resep dokter untuk mengatasinya.
Dalam kaidah medis, cairan abnormal selain urine dan sperma dari penis disebut penile discharge. Cairan abnormal yang dapat keluar dari penis seperti nanah, darah. Dan cairan abnormal lainnya ada yang disertai rasa sakit ada juga yang tanpa rasa sakit. Rasa perih saat buang air kecil, hingga rasa gatal di area penis. Ada beberapa kondisi kesehatan yang menjadi penyebab kondisi tersebut. Antara lain infeksi saluran kemih, penyakit menular seksual seperti gonore atau kencing nanah, infeksi trikomoniasis, herpes, hingga chlamydia. Abses, radang pada kepala penis (balanitis), penyakit Peyronie, hingga kanker penis juga bisa menjadi dalang dari gejala-gejala tersebut.
Sifilis atau raja singa adalah infeksi yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Treponema pallidum. Sifilis adalah salah satu infeksi menular seksual (IMS). Penyebaran infeksi ini paling umum adalah melalui hubungan seksual dengan orang yang terinfeksi. Selain melalui hubungan intim, bakteri penyebab sifilis juga bisa menyebar melalui pajanan cairan tubuh penderitanya misalnya melalui darah.

Pada umumnya kontak langsung terjadi melalui hubungan seksual. Hubungan seksual ini bisa berbentuk seks vagina, anal, maupun oral. Selain itu, berbagi jarum juga bisa menularkan infeksi penyakit ini, baik pada pengguna narkoba suntik maupun pada penyuka seni merajah tubuh misalnya tato dan menindik telinga.

Penularan sifilis bisa juga terjadi dari wanita yang hamil kepada bayi yang dikandungnya. Kondisi ini dikenal sebagai kongenital sifilis. Kematian bayi di dalam kandungan bisa terjadi karena infeksi ini.
Bakteri ini tidak bisa bertahan lama di luar tubuh manusia. Infeksi penyakit ini tidak dapat ditularkan dengan cara-cara di bawah ini:
  • Memakai toilet yang sama.
  • Berbagi peralatan makan yang sama.
  • Memegang gagang pintu yang sama.
  • Berbagi kolam renang atau pun kamar mandi yang sama.
Gejala pertama sifilis muncul sekitar 3 minggu setelah bakteri memasuki tubuh. Infeksi sifilis terbagi menjadi empat tahapan utama, antara lain:
Untuk kosultasi dan pemesnan
Call/Sms
083869817074 atau 081252456811
bbm:by request
  • Sifilis primer
Penderita sifilis mengalami gejala yang dimulai dengan lesi atau luka pada alat kelamin atau di dalam dan sekitar di mulut. Luka yang terjadi berbentuk seperti gigitan serangga tapi tidak menimbulkan rasa sakit. Pada tahap ini, jika orang yang terinfeksi berhubungan seksual dengan orang lain, penularan sangat mudah terjadi. Luka ini bertahan selama 1-2 bulan. Pada akhirnya, lesi ini akan sembuh tanpa meninggalkan bekas.
  • Sifilis sekunder
Penderita sifilis sekunder akan mengalami ruam merah seukuran koin kecil dan biasanya ruam ini muncul pada telapak tangan dan telapak kaki. Gejala lain yang mungkin muncul adalah demam, turunnya nafsu makan, radang tenggorokan dan kutil kelamin. Fase ini bisa bertahan selama satu hingga tiga bulan.
  • Sifilis laten
Setelah fase sifilis sekunder, sifilis seakan-akan menghilang dan tidak menimbulkan gejala sama sekali. Masa laten ini bisa bertahan sekitar dua tahun sebelum kemudian lanjut ke masa yang paling berbahaya dalam infeksi sifilis yaitu sifilis tersier.
  • Sifilis tersier
Jika infeksi tidak terobati, sifilis akan berkembang ke tahapan akhir, yaitu sifilis tersier. Pada tahap ini, infeksi bisa memberi efek yang serius pada tubuh. Beberapa akibat dari infeksi pada tahapan ini adalah kelumpuhan, kebutaan, demensia, masalah pendengaran, impotensi, dan bahkan kematian jika tetap tidak ditangani.
Sifilis paling mudah menular pada fase sifilis primer dan sekunder. Jika Anda merasa terinfeksi sifilis, segera periksakan diri ke dokter atau klinik spesialis penyakit kelamin untuk memastikan diagnosis terhadap sifilis. Makin cepat sifilis diobati, maka makin kecil kemungkinan sifilis berkembang menjadi penyakit yang serius.

Kemungkinan terburuk dari penyakit sifilis ini adalah kemungkinan terserang PMS lain. Jika tidak dirawat, walaupun secara fisik sudah sembuh, dapat kambuh lagi karena penyakit ini masih bersarang di tubuh. Jika ini terjadi, maka dapat menyebabkan kerusakan orak, hati, system syaraf dan dapat menyebabkan kematian. Sifili dapat mempengaruhi pembentukan fetus pada wanita hamil, sehingga memperbesar resiko keguguran atau bayi mati dalam kandungan. Diagnosis penyakit sifilis ini diidentifikasi dengan adanya Treponema pallidum menggunakan mikroskop lapang gelap pada lesi sifilis primer atau sekunder. Uji serologis, dilakukan dengan memeriksa LCS pada dugaan neurosifilis.

OBAT ANTIBIOTIK UNTUK SIPILIS
Pengobatan silifis ini menggunakan antibiotik Penisilin, regimen dan dosis yang diberikan tergantung pada tahapan penyakit. Obat alternatif lain adalah tetrasiklin dan seftriakson. Steroid diperlukan untuk mencegah reaksi Jarisch-Herxheimer (anafilaksis akibat spiroseta yang mati atau akan mati), dan juga setelah terapi sifilis tahap lanjut. Riwayat kontak harus dicari dan pasangan turut diterapi.
Pengobatan non farmakologi, pada pasien yang terinfeksi sifilis harus berhenti melakukan aktivitas seksualnya sampai sifilisnya benar-benar sembuh (negatif terinfeksi sifilis), dan juga dalam melalukan hubungan seksual hendaknya jangan berganti-ganti pasangan. Pada sekali waktu pasien sifilis harus melakukan tes HIV pada saat didiagnosis sifilis. Pasien harus selalu memeriksakan diri setiap 3-6 bulan sekali setelah diterapi, serta selalu menjaga kebersihan didaerah kelamin. Dalam melalukan hubungan seksual hendaknya yang pria menggunakan kondom, dan setelah melakukan hubungan seksual baik pria maupun wanita mencuci tangan dengan air dan sabun hingga bersih.
Pengobatan secara farmakologi menggunakan antibiotik penisilin, penisilin bersifat bakterisid dan bekerja secara dengan cara menghambat sintesis dinding sel. Obat ini berdifusi dengan baik dijaringan dan cairan tubuh manusia, tapi penetrasi kedalam cairan otak kurang baik kecuali jika selaput otak mengalami infeksi.obat ini diekskresi ke urin dalam kadar terapeutik. Probenesid menghambat ekskresi penisilin oleh tubulus ginjal sehingga kadar dalam darah lebih tinggi dan masa kerjanya lebih panjang. Efek samping yang terpenting adalah reaksi yang dapat menimbulkan urtikaria, dan kadang-kadang reaksi anafilaksis dapat menjadi fatal. Pasien yang alergi terhadap suatu penisilin biasanya alergi terhadap semua turunan penisilin karena hipersensitifitas ditentukan oleh struktur dasar penisilin. Ensefalopati akibat iritasi serebral merupakan efek samping yang jarang namun serius. Hal ini dapat terjadi pada pemberian dosis yang berlebihan atau dosis normal pada pasien gagal ginjal. Penisilin tidak boleh diberikan secara intratekal karena cara ini dapat menimbulkan ensefalopati yang mungkin fatal.
Benzilpenisilin (Penisilin G) Obat ini merupakan first line sifilis, efektif untuk mengobati infeksi streptokokus, pneumokokus, sifilis, tetanus, dan gonokokus, harus diperhatikan bagi pasien yang hipersensitif terhadap penisilin dan gangguan fungsi ginjal. Untuk pasien yang tidak tahan terhadap penisilin dapat menggunakan tetrasiklin oral sebagai pilihan obatnya. Perlu diingat bahwa obat ini dapat rusak jika diberikan secara peroral, karena absorpsi per oral dapat dirusak oleh asam lambung, oleh karena itu sebaiknya obat ini digunakan secara parenteral. Interaksi obat yang dapat terjadi karena penggunaan obat penisilin ini adalah jika digunakan bersamaan dengan obat antasid, antikoagulan, urikosurika, sitotoksika, dan kontrasepsi oral.
EFEK SAMPING ANTIBIOTIK SIFILIS

Efek samping yang sering terjadi reaksi alergi berupa urtikaria, demam, nyeri sendi, angioudem, leukopenia, trombositopenia, syok anafilaksis pada pasien yang alergi, dan diare pada pemberian secara peroral. Untuk pasien yang sedang hamil obat ini termasuk dalam kategori faktor resiko B (studi terhadap sistem reproduksi binatang percobaan tidak memperlihatkan adanya resiko terhadap janin, tetapi belum ada studi terkontrol pada wanita hamil atau sistem reproduksi binatang percobaan yang menunjukkan adanya efek samping pada kehamilan trimester pertama) Pemberian dosis untuk pasien sifilis: injeksi intravena lambat, intramuskular atau infus, 1,2 g/haridalam dosis terbagi 4, jika diperlukan dapat ditingkatkan 2,4 g/hari atau lebih. Bayi prematur dan neonatal 50 mg/kgdalam dosis terbagi 2; bayi 1-4 minggu 75 mg/kg/hr dalam dosis terbagi 4 (dosis lebih tinggi mungkin dibutuhkan). Nama generik obat ini adalah benzatin penisilin G, sedangkan nama dagangnya adalah prokain penisili G, dan penatur LA.

=========================

Untuk kosultasi dan pemesnan
Call/Sms
083869817074 atau 081252456811
Wa:083869817074
bbm:by request

Produk dari De Nature Indonesia semuanya telah di BPOM dan Dinkes no.442/00060/V-2 Semua obat terbuat dari 100% bahan alami yang diolah secara modern dengan riset dan penelitian dari para Dokter dan juga Ahli Herbal De Nature Indonesia.

Salah satu produk unggulan CV.Denature Indonesia yang terbukti mpuh menyembuhkan sipilis raja singa atau kencing nanah Jika anda ragu dan masih kurang percaya dapat anda lihat di bawah ini adalah real testimoni dari pelanggan kami yang pernah coba gang jie gho shiah de nature indonesia, Untuk keterangan lebih lanjut silakan menghubungi kami pada kontak.
Baca juga artikel kami yang lain:

Obat Sipilis

Obat penyakit infeksi saluran kemih alami di apotik

Obat Keluar Nanah Saat Kencing

Obat Kencing Sakit,Panas,Keluar Nanah

KLIK INFO HERBAL

Paket 1 Hanya @ Rp 550.000,-Insya Allah Masalah Teratasi Sampai Tuntas..!
Paket 2 Hanya @ Rp 445.000,-Insya Allah Masalah Teratasi Sampai Tuntas..!

Paket 3 Hanya @ Rp 295.000,-Insya Allah Masalah Teratasi Sampai Tuntas..!


Ads Single Sample
APAKAH PENYAKIT SIPILIS BERPENGARUH KEPADA JANIN YANG DI DALAM KANDUNGAN
Artikel "APAKAH PENYAKIT SIPILIS BERPENGARUH KEPADA JANIN YANG DI DALAM KANDUNGAN" ditulis oleh admin update terakhir pada 19th December 2017 Categories: Uncategorized Tags: , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , permalinks http://bestphpbb3.com/apakah-penyakit-sipilis-berpengaruh-kepada-janin-yang-di-dalam-kandungan.html di bestphpbb3.com

Related Posts:

Home Sitemap About Me Privacy Policy TOS


2014 - bestphpbb3.com